Yap biarpun telat berbagi pengalaman saya dengan pil pahit ini…atau mungkin juga ada yang menyebutnya kopi pahit untuk sesuatu musibah yang telah menimpa…Tapi saya lebih memilih istilah pil pahit karena berpengharapan akan mendapatkan hikmah dibalik cobaan yang terjadi..Seperti halnya sebuah pil yang terasa pahit tapi dapat memberikan manfaat kesembuhan yang serasa manis..
Nama pil yang harus saya telan ini adalah “Hilang Hape” produksi PT. Tangan Panjang Farma-ling, tanggal produksi 27 September 2008…dan bagi saya yang seorang migger rasa dari pil ini benar-benar pahit..getir..
Betapa tidak, berantakanlah rencana-rencana yang sudah saya rancang untuk waktu mudik dan lebaran kali ini karena raibnya kotak kecil hitam dengan label N70 ini…Jalinan silaturahim terputus untuk rencana mudik bareng sohib lama dan juga ucapan saling memaafkan via sms seperti yang biasa dilakukan tahun-tahun sebelumnya…Belum lagi gak bisa o-el di mig…udah di ubun-ubun deh keselnya…
Namun berkah dari ramadhan masih dirasakan, dimana ketika berpuasa harus kita bisa menahan nafsu termasuk amarah ini bisa mendatangkan pencerahan kepada hati dan pikiran saya..Yap, pagi itu jam 6 setelah menyadari hape raib dari atas kasur di kamar kosan, saya menjadi termenung..Apakah musibah ini diturunkan sang pencipta sebagai ujian?..teguran?..ataukah malah azab bagi saya?
Ujian…hmmm mungkinkah Allah ingin menguji saya apakah saya masih bisa menyambung tali silaturahim tanpa dibantu hape? Sangat mungkin dan alhamdulillah walaupun contact list menjadi terbatas namun silaturahim masih bisa saya jaga..Juga dari sini saya bisa mengambil hikmah untuk kedepannya selain keep contact di phonebook, lebih baik simpan back up juga di tempat lain…
Kemudian, apakah ini teguran..yap, saya rasa saya telah ditegur dengan keras atas beberapa kelalaian saya…Lalai mengunci pintu kamar walaupun cuma sebentar ditinggal ke kamar kecil untuk waktu sebentar saja sehingga memberikan kesempatan pada orang yang sudah punya niat buruk…Lalai membersihkan harta yang sudah saya dapat dengan menunda membayar zakat harta untuk setahun sekali saja, padahal belum tentu tahun depan pun apakah saya masih diberi kesempatan bernafas…Dengan masih belum bersihnya gadget yang menjadi harta saya ini, maka ini harus ikhlaskan karena pasti ini adalah hak dari orang yang berhak menerima zakat itu..Insya Allah, saya berusaha untuk tidak lalai lagi…
Satu lagi yang terlintas dalam pikiran dan sungguh menghentak hati saya bahwa ini adalah sebuah Azab…Saya tertegun ketika menyadari hape ini sering dipakai maksiat…simpan foto-foto miyabi, tuker2an 3gp bokep, chat pada waktu kerja, dsb, dll, etc, egp, msc, mba, phd..pokoknya yang nyadar ataupun gak ngeh yang bikin ni kokak item jadi merah membara karena jadi barang panas…Astagfirullahaladzim…ucapan mengawali tobat demi kesadaran akan dosa-dosa yang telah diperbuat…mudah2an Allah mengampuni dan untuk hape selanjutnya tidak terulang lagi kesalahan-kesalahan ini…Amin…
Wah, curhatnya jadi kepanjangan neh.. Yup, akhirulkalam saya meminta maaf lagi sekiranya ada rekan-rekan yang terkena imbas dari putusnya sebagian silaturahim karena hilangnya hape ini..Mudah-mudahan komunikasi bisa pulih lagi ke nomor lama dalam 2 minggu ke depan (pengumuman neh ceritanya hehehehe )..and mudah2an juga kita bisa sama2 mengambil hikmah dari musibah ini…
Sing Ikhlas… Apapun yang ada ditangan kita sebenernya bukan mutlak milik kita. Jangankan harta,, nyawa aja suatu hai harus kita ikhlasin. Karna semua yang kita punya adalah milik-NYA. Bahkan “Diri kita” pun adalahm milik-NYA.
Keep sMiLe,, keep ikHLas,, keep SaBaR ‘n TawaKaL!!!
Insya Allah…
Thank you atas commentnya…saya mah sudah ikhlasin kok…mungkin yang gak ikhlas mah para fans neh…hehehe..kesannya kayak seleb aja
karunya pisan euy.. kumaha geus meuli hp anyar can?
Teu acan, kang…dipasihkeun teu abdi nawis 1.5 juta teh?? Hehehe
Alhamdulillah… Jadi bener-bener tobat ya! Cup!